Rabu, 23 Mei 2012

Penyebab danBeberapa Akibat yang Ditimbulkan Tidur Mendengkur


              
Penyebab dari Tidur Mendengkur
Pada dasarnya,tidur mendengkur disebabkan oleh jalan napas yang terhambat. Misalnya adalah ketika lidah menyinggung langit-langit mulut dan menyebabkan getaran udara. Getaran udara inilah yang menghasilkan suara dengkuran. Terhambatnya jalan napas ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:
·         Obesitas : Menumpuknya lemak pada dinding tenggorokan akan menyebabkan saluran napas menyempit. Sehingga, udara yang melewatinya akan bergetar dan menimbulkan suara dengkuran
·         Rokok : Racun dalam rokok akan mengurangi elastisitas sel-sel tubuh Anda. Sehingga, pada saat tidur, mulut dan tenggorokan Anda akan sulit untuk menyesuaikan bentuknya dengan posisi Anda.
·         Alkohol dan Caffein : Alkohol dapat menyebabkan iritasi pada jaringan-jaringan napas dan mengganggu sirkulasi udara yang masuk ke tubuh. Caffein juga bisa mengakibatkan hal yang sama, walaupun efeknya tidak separah alkohol.
·         Salah Posisi Tidur : Beberapa orang memiliki sitem pernapasan yang sensitif. Posisi tidur yang salah akan bisa mengakibatkannya mendengkur. Biasanya, orang mendengkur jika tidur dalam posisi terlentang. Hal ini terjadi karena, pada saat tidur terlentang, ada kemungkinan bagi lidah untuk terjatuh dan menutupi saluran napas.
·         Kurang Tidur : Beberapa orang, terutama orang dewasa, seringkali harus bekerja berjam-jam hingga larut malam. Setelah itu, mereka hanya tidur sebentar sebelum akhirnya bangun lagi untuk kembali beraktivitas. Akibatnya, otot-otot Anda akan kelelahan dan mengganggu sistem pernapasan Anda.
·         Sinusitis dan Amandel : Mendengkur juga bisa disebakan oleh penyakit seperti sinusitis dan amandel. Sinus dalam hidung akan menghalangi udara masuk lewat hidung. Sementara, pembengkakan amandel akan menghalangi udara untuk melewati tenggorokan dengan lancar.
Dampak Buruk dari Tidur Mendengkur
Pada dasarnya, kebiasaan tidur mendengkur akan menyebabkan sleep apnea. Sleep apnea adalah terhentinya atau melemahnya napas selama beberapa saat ketika tidur. Sleep apnea dapat terjadi 5-30 kali dalam satu jam dengan durasi masing-masing berkisar antara beberapa detik hingga satu menit. Perhentian napas ini akan menyebabkan otak terbangun untuk menarik napas dan segera tertidur lagi setelahnya. Peristiwa ini terjadi tanpa disadari oleh si penderita. Terbangunnya otak ini mengakibatkan tidur menjadi terputus-putus.Akibatnya tidur menjadi tidak nyenyak dan penderitannya akan masih merasa mengantuk di siang hari.
Sleep apnea memiliki tingkat keparahan yang beragam. Yang paling parah adalah ketika penderita mendengkur dengan keras, kemudian mengalami perhentian napas yang cukup lama, dan akhirnya terjadi hentakan napas. Jika Anda mengalami masalah seperti ini, segeralah ke dokter supaya mendapatkan pertolongan. Hal ini penting dilakukan mengingat penyakit ini dapat membawa dampak jangka panjang yang sangat buruk bagikesehatan. Dampak buruk tersebut antara lain :
·         Diabetes : Sleep apnea dapat menyebabkan tubuh menjadi resisten terhadap insulin. Jika kadar insulin dalam tubuh Anda meningkat, Anda akan menderita diabetes. Padahal, diabetes adalah salah satu penyakit yang mematikan.
·         Hipertensi : Sleep apnea adalah salah satu penyebab utama hipertensi. Semakin parah sleep apnea, semakin tinggi pula resiko hipertensi yang diderita.
·       Penyakit Jantung : Sebuah jurnal dari American College of Cardiology menyatakan bahwa para penderita sleep apnea akan mengalami perubahan bentuk jantung berupa penebalan di salah satu sisi. Jantung mereka juga akan mengalami penurunan kemampuannya untuk memompa darah. Akibatnya, denyut jantung menjadi tidak beraturan.
·    Stroke : Sleep apnea dapat memicu pengentalan darah. Pengentalan darah inilah yang dapat mengakibatkan stroke.
·         Depresi : Selain itu, sleep apnea juga dapat membawa dampak buruk bagi psikologis penderitanya. Dampak tersebut antara lain meningkatnya resiko depresi, emosi yang sulit dikontrol, dan daya ingat yang menurun.
Cara Mengatasi Kebiasaan Tidur Mendengkur
Membaca dampak buruk dari sleep apnea di atas, tentunya Anda ingin menghindari hal-hal tersebut, bukan? Oleh arena itu, penting bagi Anda untuk berusaha menghilangkan kebiasaan tidur mendengkur. Kebiasaan ini dapat dihilangkan dengan beberapa cara, tergantung dari apa yang menyebabkannya dan juga seberapa parah dengkurannya. Cara-cara tersebut antara lain :
·         Mengurangi Berat Badan : Cara ini dapat Anda coba hanya jika masalah mendengkur Anda disebabkan oleh obesitas. Jika berat badan Anda normal, mengurangi berat badan bisa berakibat buruk bagi kesehatan.
·         Olahraga Teratur : Olahraga yang teratur dapat melatih sistem pernapasan tubuh. Olah raga juga dapat membuat tubuh lebih bugar sehingga Anda dapat tidur nyenyak dengan lebih mudah. Selain itu, olahraga juga dapat membantu para penderita obesitas untuk membakar lemak di tubuh.
·         Berhenti Merokok : Merokok sangatlah berbahaya bagi kesehatan badan Anda secara keseluruhan, terutama pada sistem pernapasan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda tidak merokok sama sekali.
·         Memperbaiki Posisi Tidur : Merubah posisi tidur juga bisa menghindarkan kita dari mendengkur. Posisi yang paling baik untuk mencegah dengkuran adalah posisi tidur miring. Dengan memiringkan badan, lidah tidak akan jatuh sehingga jalan napas tidak akan terhalang.
·         Operasi : Bagi penderita sinusitis, amandel, dan kelainan sistem pernapasan lain, mendengkur hanya bisa dihilangkan dengan operasi untuk menyembuhkan penyakit tersebut. Segerakanlah melakukan operasi sebelum keadaan menjadi semakin parah.
·         Laboratorium Tidur : Laboratorium tidur dilakukan oleh petugas medis seperti dokter dan spesialis untuk mengatasi pasien sleep apnea. Disini, pasien akan diperhatikan dan diteliti mengenai pola tidur dan pola dengkurnya untuk menentukan penanganan berikutnya. Penanganan tersebut bisa berupa pembedahan, dental appliances, atau CPAP (Continous Possitive Airway Pressure). Selama ini, teknik CPAP lah yang terbukti paling efektif untuk menghilangkan kebiasaan tidur mendengkur. (CafeBerita.com)
·         Mendengkur atau ngorok terjadi karena saluran napas terganggu karena penyumbatan aliran udara di hidung dan mulut. Bila mendengkur terjadi terus-menerus, ada dampak kesehatan yang patut Anda waspadai.

         Tersumbatnya saluran napas membuat Anda berjuang untuk bernapas saat tidur, sehingga menyebabkan daerah bagian atas tenggorokan dan lidah bergabung ke langit-langit mulut dan bergetar. Inilah yang menyebabkan suara keras keluar saat tidur.

Seringkali, mendengkur juga dapat merupakan gejala dari gangguan yang lebih serius. Mendengkur dapat dikaitkan dengan obesitas, penuaan dan mungkin efek dari obat penenang atau alkohol. Makan tepat sebelum tidur juga dapat meningkatkan kejadian mendengkur.

Berikut dampak yang terjadi bila Anda sering tidur mendengkur, seperti dilansir Livestrong, Selasa (8/5/2012):

·         1. Waktu tidur berkurang

Mendengkur dapat menyebabkan gangguan dalam tidur. Mendengkur yang berkelanjutan dapat menyebabkan kurang tidur, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup Anda.

Kurang tidur dapat mempengaruhi suasana hati, tingkat stres, seksualitas, kemampuan untuk menahan nafsu makan dan lainnya.

2. Sleep apnea

Sleep apnea mengacu pada penghentian pernapasan untuk periode singkat. Setiap episode sleep apnea akan memiliki durasi lebih dari 10 detik.

Mungkin ada sampai tujuh kejadian apnea tidur dalam satu jam, dan sampai 30 sampai 300 episode sleep apnea per malam, menurut American Academy of Otolaryngology.

Sleep apnea dapat menurunkan jumlah oksigen dalam darah, yang mengubah irama pemompaan jantung.

Tingkat tekanan darah juga akan naik dengan sleep apnea yang sedang berlangsung. Juga, jantung mungkin bertambah besar saat gangguan ini berlangsung.

Pada kasus yang lebih parah, mendengkur dan sleep apnea dapat menyebabkan stroke dan serangan jantung.

3. Stres pada hubungan suami istri

Suara dengkuran yang keras dapat menambahkan stres untuk suatu hubungan. Jika satu pasangan tidak bisa tidur karena suara dengkuran pasangan lain, hubungan dapat menjadi lebih sulit. Mendengkur membuat tidur menjadi waktu yang menyiksa bagi pasangan, karena harus bangun berulang kali karena mendengkur keras.

4. Kehilangan motivasi untuk olahraga

Mendengkur dapat melemahkan kemauan untuk latihan dan berolahraga. Mendengkur dapat membuat tubuh lebih lemah, sehingga tidak memiliki energi yang dibutuhkan untuk latihan.

Seiring waktu, mendengkur dapat menyebabkan penurunan secara keseluruhan dalam kesehatan.

5. Bermasalah di tempat kerja

Orang yang mendengkur dapat memiliki masalah di tempat kerja karena kurang tidur. Bila terjadi terus-menerus dapat menurunkan produktivitas kerja dan mengancam kemampuan untuk fokus pada pekerjaan rinci.
·         Kebiasaan tidur mendengkur sudah menjadi masalah umum bagi banyak orang. Kebiasaan ini mungkin juga terjadi pada Anda atau rekan tidur Anda sejak lama sehingga Anda tidak ingat lagi sejak kapan dan apa yang menyebabkan kebiasaan itu. Padahal, kebiasaan mendengkur saat tidur dapat membawa dampak yang cukup buruk bagi kesehatan. Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas satu persatu.