Rabu, 20 Juni 2012

pengertian ilmu ekonomi


1.2 BAB I PENDAHULUAN
              Ilmu ekonomi (economics) sering dikaitkan dengan uang. Kala belajar ilmu ekonomi harus bisa mengatur dan memiliki uang. Padahal seorang sarjana ekonomi tidak harus kaya dan belum tentu dapat hidup hemat. Uang memang dipelajari dalam ilmu ekonomi. Tetapi bukan satu-satunya materi studi. Bahkan uang hanya sebagian kecil materi studi ilmu ekonomi. Jadi apa yang sebenarnya dipelajari dalam ilmu ekonomi?
1.3 BAB II PENGERTIAN ILMU EKONOMI  
              Jawaban dari pertanyaan diatas, dimulai dengan pertanyaan tentang siapakah diri kita (manusia)? Salah satu jawaban adalah makhluk yang serba terbatas. Tidak semua cita-cita atau keinginannya dapat tercapai.karena itu manusia harus berani menentukan pilihan, bukan pekerjaan mudah, sebab harus berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu. Hal inilah yang dipelajari dalam ilmu ekonomi.
Selain pengertian di atas  bahwa ilmu ekonomi dapat juga didefenisikan sebagai berikut:
1. Ilmu Ekonomi yaitu sebagai alokasi sumber-sumber yang langka diantara berbagai altenatif
tujuan penggunaan. Dalam hal ini ada dua (2) aspek masyarakat yang penting yaitu:
Pertama  :  Sumber-sumber produksi adalah langka (scarce) artinya tidak mampu
memuaskan kebutuhan manusia. Setiap masyarakat jumlah produksinya
dibatasi oleh jumlah: tanah, tenaga kerja, modal dan teknologi untuk
mengolah sumber produksi tersebut.
Kedua  :  Sumber-sumber produktif yang tersedia dapat dipakai untuk berbagai tujuan.

2. Ilmu Ekonomi adalah sebagai studi bagaimana masyarakat menentukan pilihannya (study of the ways which society makes choice). Semua individu dalam masyarakat bebas mengadakan
pilihan tentang alokasi-alokasi sumber daya yang dimilikinya. 
Misalnya: memilih barang yang akan dibeli
3. Ilmu Ekonomi adalah sebagai apa yang dilakukan para ekonom (what economists do).
              Secara umum ilmu ekonomi atau ekonomika dapat diartikan sebagai suatu ilmu tentang usaha-usaha manusia untuk memenuhi kebutuhannya dengan adanya alat-alat pemuas kebutuhan yang langka (scarce).
              Pengertian lain bahwa ilmu ekonomi mempelajari bagimana cara setiap individu atau segolongan masyarakat mengalokasikan sumber daya yang terbatas jumlahnya untuk memenuhi kebutuhan manusia.Keterbatasan sumber daya seperti alat produksi, konsumsi, barang dan jasa menyebabkan perlu adanya pilihan rasional untuk memenuhi kebutuhan secara optimal.
              Yang dimaksud dengan manusia disini adalah produsen, konsumen sekaligus pemilik faktor-faktor produksi. Karena alat-alat pemuas (sumber daya) terbatas maka manusia harus berusaha memaksimumkan kepuasannya baik produsen maupun konsumen. Karena sumber daya yang dimiliki masyarakat terbatas atau langka, maka kemampuan untuk memproduksi barang dan jasa  juga akan terbatas.
A.    Kelangkaan (Scarcity)
              Keterbatasan kita menyebabkan banyak hal terasa langka (scarce). Kelangkaan mencakup kuantitas, kualitas, tempat dan waktu.sesuatu tidak akan langka jumlah kuantitasyang tersedia sesuai kebutuhan, berkualitas baik, tersedia dimana saja disetiap tempat dan kapan saja waktu dibutuhkan.

B.     Pilihan-pilihan (Choices)
                Dalam setiap masyarakat selalu didapat bahwa kebutuhan manusia tidak terbatas banyaknya. Manusia tidak pernah akanmerasa puas atas apa yang mereka peroleh dan mereka capai. Apabila keinginan sebelumnya sudah terpenuhi, maka keinginan-keinginan yang lain akan muncul.
Terbatasnya sumber daya tersedia dibandingkan kebutuhan/keinginan, menyebabkan manusia harus menentukan pilihan yang bersifat individu maupun kolektif. Pilihan yang bersifat individu, misalnya, baju apa yang akan dipakai hari ini. Pilihan kolektif, misalnya, kemana kita piknik hari sabtu nanti. Ada juga pilih-pilihan yang sangat kompleks (sulit). Misalnya yang mana yang akan kita dahulukan, sekolah yang tinggi atau cepat-cepat berkerja.
C.     Biaya Kesempatan (Opportunity Cost)
                Ilmu ekonomi memandang manusia sebagai makhluk rasional.pilihan yang dibuat berdasarkan pertimbangan untung rugi, dengan membandingkan biaya yang harus dikeluarkan dan hasil yang akan diperoleh.

1.5 BAB III MASALAH-MASALAH EKONOMI
Masalah ekonomi adalah masalah pilihan alokasi sumber daya yang langka.
a.       Barang apa yang harus diproduksi dan berapa banyak?
Produksi berupa barang dan jasa adalah hasil transformasi berbagai faktor produksi. Barang dan jasa memberikan kegunaan /manfaat bagi pemakai / konsumen.
b.      Bagai mana cara memproduksinya?
Setelah memutuskan barang dan jasa apa saja yang harus diproduksi? Ilmu ekonomi memandang teknologi sebagai faktor penting dalam proses produksi. Namun manfaat teknologi tidak ditentukan oleh tingkat kecanggihan. Banyak faktor yang harus dipertimbangkan seperti kemampuan manajemen, iklim, dan sikap mental.
1.8 BAB IV BARANG DAN JASA

Ä  Barang adalah benda-benda yang berwujud, yang digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya atau untuk menghasilkan benda lain yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat. Contoh barang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat adalah beras, minuman, dan buku. Sedangkan contoh barang yang akan digunakan untuk menghasilkan barang lain unutk memenuhi kebutuhan masyarakat adalah mesin-mesin, peralatan,dan bagunan pabrik. Barang tersebut merupakan barang berwujud. Disamping itu ada pula barang yang tidak berwujud, seperti udara dan sinar matahari.
Ä  Jasa tidak dapat digolongkan sebagai suatu barang, karena tidak berwujud, tetapi dapat memberikan kepuasan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Contohnya adalah jasa perbankan, jasa bengkel, jasa dokter, dan pengajaran yang diberikan oleh guru itu juga merupakan jasa.
Ä  Barang ekonomi dan barang bebas
Barang ekonomi adalah barang yang mempunyai kegunaan dan langka, yaitu jumlah yang tersedia lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah yang dibutuhkan masyarakat.
Dengan demikian, barang ekonomi adalah barang yang terbatas jumlahnya (langka) dan memerlukan pengorbanan untuk memperolehnya.
Barang bebas adalah barang yang tersedia dalam jumlah melimpah (tidak langka) dan tidak memerlukan pengorbanan untuk memperolehnya.
Barang bebas dapat menjadi barang ekonomi karena perbedaan aktu dan tempat.
2.2 BAB V METODOLOGI ILMU EKONOMI
Ø   Ilmu ekonomi menaruh perhatian besar terhadap kemampuan member penjelasan dan prediksi atas gejala-gejala yang diamati. Misalnya, mengapa bila harga suatu barang naik, permintaan terhadap barang cendrung menurun. Terori adalah pernyataan atau sekumpulan pertanyaan tentang sebab - akibat aksi-reaksi.
Ø   Metode deduktif adalah metode pengambilan kesimpulan untuk hal-hal khusus berdasarkan kesimpulan yang bersifat umum.
Ø   Metode induktif adalah meningkatnya kegiatan penelitian ekonomi, yang telah menghasilkan pemahaman-pemahaman baru dalam ilmu ekonomi,baik mikro ekonomi maupun makro ekonomi.

2.6 BAB VI RUANG LINGKUP ILMU EKONOMI
              Dari defenisinya daya aplikasi ilmu ekonomi sangat luas.proses alokasi sumber daya secara efisien ditingkat individu, perusahaan dan industri merupakan kumpulan perusahaan yang menghasilkan barang sejenis,ini di bahas dalam teori ekonomi mikro.
Tiga aspek penting yang dianalisis teori ekonomi mikro
1.      Interaksi di pasar barang
2.      Tingkahlaku pembeli dan penjual
3.      Interaksi dipasar faktor produksi